Prodi D3 Farmasi Institut Kesehatan Hermina Gelar Kuliah Pakar Bahas Pengawasan BPOM di Era Digital Marketplace
|
Jakarta, 23 Desember 2025 — Program Studi D3 Farmasi Institut Kesehatan Hermina menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Pengawasan BPOM terhadap Produk Farmasi di Era Digital Marketplace” sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai peran strategis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menjamin keamanan, mutu, dan khasiat produk farmasi yang beredar secara daring. |
|
|
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Apt. Rina Adriany, M.Si, narasumber yang kompeten di bidang pengawasan produk farmasi. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif kebijakan dan mekanisme pengawasan BPOM terhadap obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, serta kosmetik yang dipasarkan melalui platform digital dan marketplace. Dr. Apt. Rina Adriany, M.Si menegaskan bahwa pengawasan produk farmasi di era digital menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan online. Tantangan tersebut meliputi maraknya produk ilegal, peredaran obat tanpa izin edar, serta informasi menyesatkan yang berpotensi merugikan dan membahayakan masyarakat. |
|
|
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPOM sebagai regulator, tetapi juga memerlukan peran aktif praktisi kefarmasian di lapangan. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPOM memanfaatkan berbagai teknologi digital seperti cyber patrol, kecerdasan buatan, serta menjalin kerja sama dengan platform marketplace guna memperkuat pengawasan produk farmasi secara daring. Selain pengawasan preventif, langkah penindakan hukum tetap menjadi instrumen penting dalam menekan peredaran produk farmasi ilegal. Di sisi lain, peningkatan literasi dan kesadaran konsumen juga berperan besar dalam mendukung sistem pengawasan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara regulator, pelaku usaha, platform digital, dan masyarakat, diharapkan keamanan, mutu, dan manfaat produk kesehatan yang beredar secara online dapat terjamin. Kuliah pakar ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapatkan antusiasme tinggi dari mahasiswa. Melalui kegiatan ini, Prodi D3 Farmasi Institut Kesehatan Hermina berharap mahasiswa dapat menambah wawasan, meningkatkan kompetensi, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di sektor farmasi yang semakin terdigitalisasi. |

